Keberkahan Bulan Ramadhan telah dianugerahkan kepada seluruh umat Islam di dunia.

 

Mengawali tahun 2019 dengan penuh semangat baru, membuat INSEP terus melakukan gebrakan atau hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat terutama dan khususnya bagi pembangunan negara Republik Indonesia.

 

Menjadi pemimpin bukan perkara mudah. Tetapi setiap diri manusia ditakdirkan untuk menjadi seorang pemimpin, baik untuk umat, keluarga bahkan pemimpin bagi dirinya sendiri.

Kepemimpinan adalah persoalan yang sangat penting dan prinsipil bagi umat Islam. Terdapat istilah, “la Islama illa bil-jama’ah, wa la jama’ata illa bil-imamah, wa la imamate illa bit-tha’ah” (tidak ada Islam tanpa berkelompok, tidak ada kelompok tanpa kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan tanpa kepatuhan atau ketundukan). Betapa Islam mengajarkan untuk kita, pentingnya seorang pemimpin untuk mengajak dan membawa kebaikan bagi umat Islam itu sendiri.

Umat Islam jika bertemu atau berpapasan dengan sahabatnya di jalan atau mungkin ketika bersilaturahmi ke rumah seseorang, maka dianjurkan mengucapkan kalimat Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh (salam sejahtera bagi kita semua, semoga kasih sayang dan keberkahan dilimpahkan oleh-Nya). Kalimat salam ini semestinya tak sekadar ucapan tanpa makna.

 

 

Masjid mempunyai fungsi sebagai pusat peradaban umat Islam, semenjak masa Nabi sampai sekarang. Masjid bukan hanya difungsikan untuk berbagai aktivitas ritual keagamaan saja, seperti shalat berjamaah lima waktu, Shalat Jumat, Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, ritual tahunan kurban, pengajian kitab atau tabligh akbar. Masjid pun mempunyai fungsi untuk kegiatan-kegiatan soail kemasyarakatan, seperti madrasah atau sekolah agama.

Masjid saat ini, semakin beragam dan dinamis. Begitupun, pengurus masjid yang memiliki latar belakang dari berbagai jenis mazhab, aliran dan kecenderungan yang boleh jadi berbeda dengan ideologi pengurus masjid.

Hal ini pun berdampak dalam menentukan orang-orang yang mengisi berbagai program rutin masjid yang memungkinkan kurang begitu selektif. Alhasil tidak sedikit program-program masjid yang belum memiliki standar kelayakan dan cenderung ceroboh, kita bisa ambil contoh Khatib Shalat Jumat.

f t g
Hak Cipta © 2019 Insep. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah software bebas dirilis dibawah lisensi GNU General Public License.

Kami memiliki 4 guests dan tidak ada anggota yang online