Masjid mempunyai fungsi sebagai pusat peradaban umat Islam, semenjak masa Nabi sampai sekarang. Masjid bukan hanya difungsikan untuk berbagai aktivitas ritual keagamaan saja, seperti shalat berjamaah lima waktu, Shalat Jumat, Shalat Idul Fitri dan Idul Adha, ritual tahunan kurban, pengajian kitab atau tabligh akbar. Masjid pun mempunyai fungsi untuk kegiatan-kegiatan soail kemasyarakatan, seperti madrasah atau sekolah agama.

Masjid saat ini, semakin beragam dan dinamis. Begitupun, pengurus masjid yang memiliki latar belakang dari berbagai jenis mazhab, aliran dan kecenderungan yang boleh jadi berbeda dengan ideologi pengurus masjid.

Hal ini pun berdampak dalam menentukan orang-orang yang mengisi berbagai program rutin masjid yang memungkinkan kurang begitu selektif. Alhasil tidak sedikit program-program masjid yang belum memiliki standar kelayakan dan cenderung ceroboh, kita bisa ambil contoh Khatib Shalat Jumat.

Penceramah seperti Khatib Jumat dalam menyampaikan khutbahnya, tidak jarang bermuatan ujaran kebencian, takfiri (kekafiran), sarkasme, narasi kekerasan, intoleran dan bahkan ajakan untuk mengikuti ideologi yang berbeda dengan ideologi Negara.

Khutbah Jumat merupakan ajang dan media yang paling efektif dan massif untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan indoktrinasi. Jika pesan-pesan keagamaan yang disampaikan adalah paham yang bernuansa kekerasan dan menganjurkan pada ideologi yang berseberangan dengan ideologi Negara, maka pengaruhnya bisa menyebar secara langsung di tengah-tengah masyarakat, karena masjid merupakan tempat berkumpulnya umat Islam khususnya pada saat Shalat Jumat.

Maka dari itu, INSEP menganggap pentingnya peran para khatib, pengurus masjid dan penyuluh agama dalam melawan narasi radikal. INSEP juga telah menerbitkan buku kumpulan teks khutbah berjudul “Melawan Narasi Radikal: Memperkuat Kapasitas Khatib, Pengurus Masjid dan Penyuluh Agama”. Dengan harapan mampu menangkal penyebaran isu radikalisme di masyarakat dan menjadi acuan bagi para khatib, pengurus masjid dan penyuluh agama dalam memberikan ulasan agama menarik tanpa mencampurkan bumbu radikal didalamnya.

f t g
Hak Cipta © 2019 Insep. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah software bebas dirilis dibawah lisensi GNU General Public License.

Kami memiliki 54 guests dan tidak ada anggota yang online