Umat Islam jika bertemu atau berpapasan dengan sahabatnya di jalan atau mungkin ketika bersilaturahmi ke rumah seseorang, maka dianjurkan mengucapkan kalimat Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh (salam sejahtera bagi kita semua, semoga kasih sayang dan keberkahan dilimpahkan oleh-Nya). Kalimat salam ini semestinya tak sekadar ucapan tanpa makna.

Bagi seseorang yang mengucapkan salam senantiasa memberikan dan menyampaikan pesan selamat dan perdamaian pada saudara-saudara yang ditemuinya. Apalagi salam sejahtera menjadi bermakna jika dibuktikan melalui perbuatan yang berorientasi perdamaian, menjamin keselamatan, tidak merugikan bagi diri sendiri atau orang lain, anti-konflik dan perang, sehingga terciptalah kehidupan yang nyaman dan damai sentosa.

Berkaitan dengan hal ini, Alquran menyebutkan; Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan kerendahan hati dan apabila orang-orang jahil (bodoh) menyapa mereka, maka mereka mengucapkan kata-kata salam (kata-kata yang mengandung harapan dan doa keselamatan) (Q.S Al-Furqan: 63).

Muslim seharusnya selalu berusaha menebarkan kedamaian yang diimplementasikan melalui ucapan salam sejahtera. Ungkapan yang mengajarkan kepada kita untuk selalu mendoakan yang terbaik kepada sesama Muslim. Sekaligus salam sejahtera dapat menjadi tindakan nyata apabila terdapat orang-orang yang melakukan keburukan kepada kita, sebaiknya sikap yang kita berikan adalah tidak mendendam, serta tidak ada timbal-balik antara keburukan dibalas dengan keburukan, melainkan kebaikan atau keburukan yang kita dapatkan dari orang lain harus selalu dibalas dengan kebaikan.

Dimisalkan pepohonan yang tumbuh di pinggiran jalan, meski dilempari batu oleh para pejalan, pohon membalasnya dengan menjatuhkan buah. Kata-kata umpatan dan amarah apabila dibalas dengan kalimat salam sejahtera, paling tidak kalimat salam dapat meredam amarah, dan tidak semakin memperkeruh suasana yang sedang keruh.

Hal ini menjadi sebuah bukti bahwa Islam bukan hanya sebagai agama, akan tetapi mempunyai esensi sebagai sumber nilai kehidupan. Yang mana seorang muslim ketika berucap Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, itu menandakan tak terputusnya doa dan harapan bagi sesama muslim.

 

 

f t g
Hak Cipta © 2019 Insep. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah software bebas dirilis dibawah lisensi GNU General Public License.

Kami memiliki 49 guests dan tidak ada anggota yang online