Mengawali tahun 2019 dengan penuh semangat baru, membuat INSEP terus melakukan gebrakan atau hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat terutama dan khususnya bagi pembangunan negara Republik Indonesia.

 

Berbagai rencana kegiatan seperti penelitian yang akan segera dilakukan di awal tahun 2019, diikuti dengan Focus Grup Discussion, pelatihan atau workshop, seminar, pendampingan dan sebagainya. Berharap kegiatan-kegiatan INSEP di tahun 2019 akan terus berguna bagi khalayak.

 

Dengan bersinergi bersama lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah, INSEP berharap terus menghasilkan temuan-temuan yang berguna bukan hanya menjadi diskusi di lingkungan INSEP sendiri melainkan menjadi bahan untuk kemudian dapat didiskusikan di lingkungan masyarakat luas. Berharap menjadi solusi dari permasalahan atau jawaban dari fenomena permasalahan di masyarakat masa kini.

 

 

Kajian seputar terorisme atau ekstremisme kekerasan khususnya melawan narasi radikal menjadi perhatian penuh INSEP pada tahun 2018 lalu. Bahkan, INSEP telah menghasilkan Buku yang Berjudul “Melawan Narasi Radikal: Kumpulan Khotbah Jumat tentang Islam Rahmatan lil Alamin” di tahun 2018. Buku yang menjadi sumbangsih karya terbaru INSEP dalam melihat fenomena di masyarakat tentang cara atau pola penyebaran paham radikal di masjid-masjid melalui narasi khotbah Jumat ini dirasa penting guna melawan narasi radikal yang telah beredar di masyarakat tanpa kita sadari.

 

Terekam jelas kegiatan INSEP di tahun 2018, diantaranya workshop “Melawan Narasi Radikal: Memperkuat Kapasitas Khatib, Penyuluh dan Pendidik Agama” sekaligus pendampingan di 6 wilayah yakni Jabodetabek, Solo (Jawa Tengah), Poso-Palu (Sulawesi Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Bima (Nusa Tenggara Barat) dan Makassar (Sulawesi Selatan). Selanjutnya, Seminar Nasional di Jakarta yang dihadiri oleh pejabat pemerintahan yaitu Kementerian Agama Republik Indonesia (RI), Kepolisian Negara RI, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88/Anti Teror Polri.

 

Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh INSEP di tahun 2018 tersebut menghasilkan setidaknya 147 masjid yang tersebar di 6 wilayah meliputi Jabodetabek, Solo, Palu-Poso, Balikpapan, Bima dan Makassar telah berdampak dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi dalam upaya melawan narasi radikal. Selanjtnya kegiatan INSEP telah mendorong Kementerian Agama RI dan Direktorat Pencegahan BNPT untuk melakukan kegiatan "Melawan Narasi Radikal" dengan melibatkan penyuluh agama yang bekerjasama dengan INSEP. Bukan hanya itu, kegiatan yang dilakukan INSEP telah memperkokoh jaringan alumni INSEP yang telah terbentuk di 6 wilayah tersebut serta mampu memfasilitasi mereka untuk memproduksi teks-teks khutbah yang mengandung pesan melawan narasi radikal.

 

Akhir kata, INSEP berharap prakarsa Melawan Narasi Radikal dapat tersebar luaskan di seluruh masyarakat Indonesia sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memutus pertumbuhan gerakan ekstremisme kekerasan. INSEP di tahun 2019 akan terus menyelenggarakan kegiatan atau aksi nyata dalam berbagai bidang seperti keagamaan, pendidikan, ekonomi dan budaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka menciptakan fasilitator-fasilitator dalam mengakselerasi proses pemberdayaan masyarakat.

 

 

 

f t g
Hak Cipta © 2019 Insep. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah software bebas dirilis dibawah lisensi GNU General Public License.

Kami memiliki 52 guests dan tidak ada anggota yang online