Kegiatan pelaksanaan penelitian lapangan diawali dengan dilakukannya coaching terlebih dahulu terhadap tim peneliti lapangan. Adapun isi coaching berkaitan dengan pemahaman terhadap desain penelitian, petunjuk penelitian, serta tahapan dan waktu penelitian. Dalam coaching ini pula para peneliti lapangan diuji coba pada satu materi khutbah, sehingga bila ada kesulitan akan diperbaiki. Selain itu mereka akan didampingi oleh kordinator riset di setiap wilayahnya.

Coaching terhadap pada para peneliti lapangan sangat penting dilakukan, bahkan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam melakukan penelitian, agar terhindar dari kesalahan dalam pengambilan data atau dalam komunikasi dengan pihak yang terkait di lapangan. Sekalipun melibatkan para peneliti yang sudah terbiasa dalam melakukan penelitian, namun coaching desain riset itu tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena sifatnya penting, maka coaching dilakukan di setiap daerah simpul yang menjadi tempat dilakukannya penelitian.

Adapun wilayah yang menjadi tempat penelitian mencakup 3 (tiga) wilayah, yaitu wilayah Jabodetabek, wilayah Solo (Jawa Tengah), dan wilayah Poso dan Palu (Sulawesi Tengah). Masing-masing wilayah dilakukan pengambilan datanya di 15 Masjid yang telah dipilih atas kriteria terntu. Oleh karena itu, penelitiannya pun di masing-masing wilayah melibatkan 15 peneliti lapangan dan 1 orang kordinator. Kordinator lapangan akan memfalitasi, mengkordinasikan serta memastikan bahwa pelaksanaan penelitian lapangan tidak menemui kendala yang berarti, mulai surat perijinan, pengamatan terhadap wilayah penelitian, kelancaran pengambilan data, kepastian rekaman dan translitrasi, sampai pengiriman dokumen data hasil penelitian.

Coaching terhadap desain riset dilakukan di Poso tanggal 27 dan 28 November 2016 dan di Palu pada tanggal 28 November 2017. Coaching dilakukan oleh Rudy Harisyah Alam, Ira Novita dan Adiyani Badrah. Sementara coaching di Solo Jawa tengah dilakukan pada hari Kamis dan Jumat 1 dan 2 Desember 2016 dilakukan oleh M. Akib. Sedangkan coaching di wilayah Jabotabek dilakuakan pada hari Kamis 24 November dan Selasa 6 Desember 2016 dilakukan secara bertahap yang dilakukan oleh Rudy Harisyah Alam.

 Dalam coaching tersebut juga dilakukan simulasi pengambilan data, teknis wawancara perekaman bahkan transkrip perekamannya. Jika dalam simulasi terdapat sesuatu yang kurang tepat, maka di situ dilakuakan langsung evalusai dan perbaikan. Hal teknis ini seolah sepele, namun tidak kalah pentingnya dari teknis lainnya. Sebab, teknis semacam ini sangat melengkapi atau sebagai bagian dari pelaksanaan penelitian yang tidak dapat pisahkan dengan penelitian itu sendiri.   

f t g
Hak Cipta © 2020 Insep. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah software bebas dirilis dibawah lisensi GNU General Public License.

Kami memiliki 58 guests dan tidak ada anggota yang online